Menyebarnya pandemi memaksa Rumah bersalin Cuma-Cuma (RBC) membatasi jumlah member yang akan datang memeriksakan diri. Setiap harinya mereka senantiasa mengatur jadwal agar pasien tidak menumpuk.
Dalam waktu dekat, masjid Yahya Idrus tak hanya akan digunakan untuk sarana ibadah dan belajar mengaji anak-anak saja loh. Tapi juga layanan pemeriksaan ibu hamil.
Meski sedang pandemi, bukan berarti akses pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak, serta layanan persalinan di Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) terhenti ya Sahabat.
Kondisi Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) memang terlihat lebih lengang, karena adanya pembatasan aktivitas harian dan mingguan yang melibatkan orang banyak.
Alhamdulillah, kebaikan terus mengalir hingga menghadirkan babak baru pengembangan pelayanan dengan berdirinya klinik baru yang nantinya akan dikembangkan menjadi Rumah sakit Wakaf Ibu dan Anak (RSWIA)