Alhamdulillah, kebaikan terus mengalir hingga menghadirkan babak baru pengembangan pelayanan dengan berdirinya klinik baru yang nantinya akan dikembangkan menjadi Rumah sakit Wakaf Ibu dan Anak (RSWIA)
Selain pemeriksaan kehamilan, sebagian besar pasien yang datang ke Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) juga berobat untuk keluhan penyakit lain. Seperti batuk, flu, demam, hingga diare.
Selain mahalnya akses medis untuk proses persalinan, penyebab kematian pada ibu dan bayi juga dikarenakan kurangnya asupan gizi yang dikonsumsi oleh ibu hamil.
“Memang, cahayanya tidaklah terlalu terang. Akan tetapi, secercah cahaya sudah sangat cukup. Kelak, jika cahaya kecil itu dipelihara dan diusahakan, bisa membuatnya semakin besar dan terang-benderang,”
Wanita yang murah senyum itu bernama Suminarni. Ia seorang penerima manfaat yang sempat mendapat layanan persalinan dan kesehatan dari program Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) di Sinergi Foundation.