Masih teringat di benak Siti Nurhasanah, 8 tahun lalu, ia kepayahan mencari cara agar bisa melahirkan sang buah hati. Tahun 2012 adalah momen yang berat baginya, hidup yang serba berkekurangan membuat ia dan suami kelabakan mencari cara untuk persalinan. Padahal, waktu kelahiran makin dekat.

Sang suami, Suherlan, menderita sakit berat, tepatnya TBC Usus. Kondisi ini menyebabkan ia tak bisa mencari nafkah untuk keluarga.

Alhamdulillah, qadarullah keduanya kemudian dipertemukan dengan Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) yang diinisiasi Sinergi Foundation. Siti Nurhasanah bisa melahirkan dengan nyaman tanpa biaya. Selain persalinan gratis, selama 1 tahun sang buah hati bisa dipantau kesehatannya.

Delapan tahun berselang, tidak ada kabar dari keduanya. Lalu beberapa waktu lalu, mereka kembali dating ke RBC. Alhamdulillah, dengan kondisi Suherlan yang semakin membaik dan kini sudah bisa bekerja. Bahkan, kini sang buah hati telah menjadi gadis cilik sehat berusia 8 tahun.

Rupanya, kedatangan mereka itu untuk menitipkan wakaf sebesar 1 juta rupiah untuk para penerima manfaat Sinergi Foundation. Masya Allah! Mereka selalu terkenang bagaimana sulitnya kehidupan mereka pada 2012, sehingga wakaf menjadi jalan untuk bersyukur.

“Kami sekeluarga selalu ingat RBC,” kata Suherlan.

Masya Allah, barakallah! Semoga keluarga Siti Nurhasanah dan Suherlan sehat terus ya, dan selalu dinaungi keberkahan dari-Nya.

Sahabat, ayo bantu persalinan gratis bagi dhuafa dengan #SinergiZakat!

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!