Sahabat, sudikah kita memberi sebagian rezeki kita kepada anak yatim? Mereka yang ditakdirkan hidup tanpa orang tua, tentu tak mudah menjalani hari-harinya. Bahkan mungkin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Riuh riang para santri di Rumah Yatim dan Dhuafa RPU (Rumah Peduli Umat), Kp. Cidaplang, Kec. Cikalongwetang – Kab. Bandung Barat, siang itu terdengar nyaring menyambut kedatangan relawan kami.
Sebab sebaik-baik perjalanan adalah pulang. Meski banyak hal indah yang kau temui di luar rumah, tapi kehangatan keluarga mungkin tak pernah bisa tergantikan dengan mudah.
Bertempat di Kampung Cikalapa, Dago Bandung, 35 anak yatim dan dhuafa itu mengikuti kegiatan bimbingan belajar adab dan qur’an dari komunitas BIT Muslimah.
Menjadi member sejak 2018 silam, Lilis Herlina selalu aktif dalam berbagai program besutan Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC). Ia juga merasa sangat bersyukur bisa diterima menjadi member.
Di Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC), para member dhuafa pun antusias mengantri untuk pemeriksaan kesehatan anak lho. Secara rutin, para dokter spesialis anak di RBC akan memantau pertumbuhan yang dialami oleh anak
Sahabat Sinergi, kemarin kita bersua dengan gadis tangguh bernama Adira (15), siswi kelas 1 MA yang tengah mengidap penyakit Tumor Papiloma. Dia, harus pulang pergi dari Sukabumi ke Bandung untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Raut wajah puas terlihat nyata di wajah lima wanita itu saat memegang baju hasil karya mereka sendiri. Alhamdulillah, setelah dua hari mengikuti pelatihan, para wanita yang berasal dari member dhuafa Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) ini dibimbing step by step membuat baju utuh.