Tak ada anak yang seharusnya mengerdilkan mimpi mereka hanya karena keadaan ekonomi. Namun kenyataannya, begitu banyak anak di sekitar kita yang terpaksa tumbuh dengan kesadaran menekan mimpi karena tahu hidup mereka tak seberuntung anak-anak lainnya. Widia misalnya, yang sempat berada di ambang kondisi putus sekolah. Bukan karena kemauannya sendiri, tapi karena keadaan yang tak memungkinkan….








