Sama seperti bulan Rajab, pun bulan Sya’ban memiliki banyak keutamaan. Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisinya dengan memperbanyak berpuasa sebagai persiapan menghadapi bulan Ramadhan nanti.
Tahun baru saja berganti, namun ujian kembali datang menyapa negeri ini. Mulai dari kecelakaan pesawat, meninggalnya ulama tercinta, angka pengidap pandemi yang meningkat, longsor di Desa Cihanjuang – Sumedang, banjir di Kalimantan Selatan, hingga yang terbaru gempa bumi Majene, Sulawesi Utara.
Bisa jadi dalam melaksanakan amalan, terdapat celah yang membuat amalan itu tidak sempurna. Maka memperbaikinya terlebih dulu lebih utama sebelum memperbanyaknya.
Sahabat, kita memang tidak bisa menilai niat seseorang ketika melakukan amalan. Karena yang dapat melihat apakah amalan yang dilakukan seseorang berlandaskan keikhlasan atau ingin memperoleh pujian, hanyalah Allah saja.
Sejatinya, hujan yang turun adalah berkah dan rezeki dari Allah. Sebab, kembali menyuburkan tanah yang kering, membasahi ladang yang tandus, serta menghapus gersang pasca kemarau panjang.
Tahukah Sahabat, apa yang membuat harta menjadi abadi ketika diwakafkan? Ternyata, harta benda yang diikrarkan untuk wakaf harus dipelihara dari kerusakan, tidak boleh diperjualbelikan, tidak boleh diwariskan, apalagi dihibahkan.