Tak mudah bagi Mulyana (42) menyeimbangkan peran sebagai ayah dan ibu di rumah. Namun, ia berusaha melakukan sebaik yang ia bisa. Semenjak istrinya meninggal dunia, Mulyana harus mampu mencari nafkah sekaligus merawat keempat anaknya.
Jika ada panggilan kerja sebagai kuli bangunan atau buruh tani, ia akan berangkat dan bekerja dengan rajin. Ia menunjukkan kerja keras agar lain kali mendapat panggilan kerja lagi. Upah sekitar 45.000 yang diterimanya dari setiap pekerjaan digunakan untuk membiayai keperluan makan diri dan ketiga anaknya yang masih bersekolah.

Sementara untuk biaya sekolah anak-anaknya, Mulyana masih harus mengumpulkan lagi. Sambil berdoa panggilan kerja untuknya datang setiap hari.
Namun, tunggakan biaya pendidikan tak mampu terelakkan lagi. Salah satu anaknya, Kiki Septiana yang kini menuntut ilmu sebagai siswa kelas 11 SMA, menunggak biaya sekolah. Usaha yang terus dilakukan Mulyana tak kunjung memberikan hasil yang cukup untuk membayar biaya tersebut.
Alhamdulillah, ada jalan untuk membayar tunggakan tersebut. Kebaikan yang diberikan donatur Sinergi menjadi jawaban atas tunggakan yang membebani Mulyana dan sang anak.
Semoga dengan terbayarkannya tunggakan ini, Kiki bisa kembali fokus belajar tanpa memikirkan biaya. Dan Mulyana bisa kembali fokus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan lainnya.
Sahabat, sedekahmu punya cara tersendiri untuk membuat saudara-saudara kita tumbuh lebih berdaya. Mari terus berikan dorongan kebaikan untuk mereka yang membutuhkan, melalui www.dailysedekah.id
Sahabat juga bisa transfer ke:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation
Hubungi kami untuk info dan konfirmasi di:
📲 Whatsapp/SMS 081-321-200-100


