Kali ini, Green Kurban menyambangi Desa Sungai Limau, Sebatik Tengah. Sebuah daerah di perbatasan antara Indonesia-Malaysia, nun jauh di Kalimantan Utara.
Dulu, bicara soal miskin, kita akan mengaitkannya ke masyarakat desa yang jauh dari pemerintahan dan pusat ekonomi. Tapi sekarang, zaman bergulir, kantong-kantong kemiskinan justru ada di perkotaan.
Pelaksanaan kurban di program Green Kurban telah berakhir. Semoga ketakwaan dan keihlasan kita dalam melaksanakan kurban, diterima oleh Allah Ta’ala. Aamiin.
Sahabat, mereka tak memiliki dapur yang layak. Setiap tahun, saat berkeliling menyalurkan daging Green Kurban, tim relawan selalu mendapati dapur masyarakat dalam kondisi yang kurang baik.
Sahabat, salah satu bentuk rahmat yang dipancarkan Islam ialah perintah berbuat baik kepada hewan sembelihan. Ada beberapa riwayat hadits terkait hal ini:
Kebahagiaan. Itulah yang kami, para relawan, saksikan saat berkunjung ke masyarakat Kp. Cimapag, Desa Harum Mandala, Cigugur-Pangandaran. Tak perlu dibuat rendang, gule, atau steak, sebab daging dengan garam saja sudah begitu lezat dinikmati bersama seluruh kampung.
Sahabat, Alhamdulillah, pada 10 Juli lalu, tim Green Kurban telah tiba di Papua. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pun Insya Allah Sinergi Foundation akan menyalurkan kurban untuk saudara-saudara kita di timur Indonesia.
Menunaikan kurban di masa krisis seperti ini, insya Allah, menjadi amal istimewa di sisi Allah. Karena, meski sedang kesulitan pun kita masih berupaya menolong orang lain yang lebih kesusahan.