Suatu ketika Tsa’labah menghadap Rasulullah untuk minta didoakan agar Allah menganugerahinya rezeki. Selama ini, Tsa’labah Ibn Hathib al-Anshari hidup serba kekurangan.
Alkisah di waktu senja, kediaman Zaid bin Tsabit an Najjari al Anshari kedatangan seorang musafir yang kehabisan bekal. Musafir itu meminta izin kepada Zaid, bilamana dirinya berkenan membagi sedikit makanan untuk berbuka.