Pada kesempatan kali ini, saya akan menceritakan kisah seorang anak. Ia memiliki seorang ibu yang bekerja serabutan. Ketika sang anak memasuki usia sekolah, ia mendatangi sebuah rumah. Ia bertanya, “Apakah saya boleh bekerja di sini?”
Di sebuah gang kumuh di pusat kota Bandung, Buya Rusyad Nurdin tinggal. Ulama pejuang ini tetap tinggal di gang sempit bersama umat. Dakwah beliau melintasi zaman dan waktu.