Penyaluran Bantuan Susu dan Popok untuk Mega

Berita

Home » Berita » Penyaluran Bantuan Susu dan Popok untuk Mega

Menderita Cerebral Palsy sejak usia 11 tahun, Mega hanya mampu terbaring tak berdaya di tempat tidur. Putri kedua Pak Rofingi ini bahkan tak mampu menggerakkan tangannya untuk sekadar makan. Sepenuhnya ia bergantung kepada keluarga setelah tubuhnya lumpuh total.

Tak banyak pengobatan yang bisa Pak Rofingi dan istri lakukan. Hanya bergantung dari penghasilan sebagai tukang sapu-sapu di wilayah Pasteur, beliau membagi pendapatannya untuk membayar kontrakan rumah, pendidikan anak pertama dan ketiganya, serta kebutuhan sehari-hari.

Hampir tak ada uang yang bisa Pak Rofingi tabung untuk kebutuhan mendadak. Misalnya di tahun 2014 silam, ketika Mega tersedak dahak dan kesulitan bernapas, tim Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM) menerima pengajuan Pak Rofingi untuk membeli alat sedot dahak. Karena selama ini Mega bernafas menggunakan alat bantu yang dipasang di leher.

Hari ini pak Rofingi datang dengan kabar duka, beberapa minggu lalu Mega mengalami sesak nafas dan dilarikan ke UGD RSHS dengan bantuan ambulan gratis dari Puskesmas terdekat. Kini Mega masih dirawat karena keadaannya kritis saat dibawa ke rumah sakit, bahkan didiagnosa mengalami infeksi pada paru-parunya.

Tim SPM membantu menguatkan psikis pak Rofingi dan memberikan bantuan berupa susu dan popok untuk keperluan Mega. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Pak Rofingi ya, Sahabat.

Mari bersinergi untuk membantu yang tengah kesulitan seperti keluarga Pak Rofingi. Sinergi kita kuatkan kaum tak berpunya untuk lebih tegar menjalani hidup. []

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!
Powered by