Di naungan rumah berdinding bambu inilah Bu Lilis Rohaeti beserta keluarganya tinggal. Untuk sehari-hari, sang suamilah, Pak Nurodin yang juga akrab disapa Mang Nunur, yang mencari nafkah dengan bekerja di rumah tetangganya.
Di masa pandemi, kita sering mendapati, orangtua habis kesabaran saat mendampingi anak-anak belajar di rumah. Padahal, bukankah pendidikan pertama itu datang dari rumah?
Izmi terlahir dengan anggota tubuh yang lengkap. Namun qadarullah saat usianya menginjak SMP Izmi harus merelakan kaki kirinya diamputasi akibat terjatuh dari kereta yang dinaiki.
Sahabat, berdayanya petani binaan di Compreng Subang dapat dilihat di foto ini. Setiap bulan, puluhan ton dipasok untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.