Di naungan rumah berdinding bambu inilah Bu Lilis Rohaeti beserta keluarganya tinggal. Untuk sehari-hari, sang suamilah, Pak Nurodin yang juga akrab disapa Mang Nunur, yang mencari nafkah dengan bekerja di rumah tetangganya.
Saat di rumah tetangganya, apapun dikerjakan Mang Nunur. Mau itu membersihkan rumput di halaman, memperbaiki pagar rusak, hingga ke kebun. Dengan jerih payahnya ini, Mang Nunur mendapat upah Rp 60 ribu setiap minggu.
Jika tidak ada pekerjaan dari tetangganya, Mang Nunur mencari pekerjan lain dengan menjadi buruh bangunan hingga menjadi tukang pijat. Meski sesekali ada yang memanggil Mang Nunur untuk diurut, namun bayaran yang diterima sekadarnya. Pernah juga Mang Nunur mendapat beberapa batang rokok sebagai upah.
Untuk membantu keluarga ini, kami pun menyalurkan donasi zakat Sahabat dalam bentuk paket sembako. “Alhamdulillah.. saya ucapkan terima kasih kepada para donatur. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dengan berlipat kebaikan,” tutur Bu Lilis.
Semoga bermanfaat ya, Bu!
Sahabat, siap menebar lebih banyak manfaat zakat? Yuk salurkan zakatmu ke sini
