Zakat untuk Orang Kaya, Bolehkah?

Berita

Home » Berita » Zakat untuk Orang Kaya, Bolehkah?

Zakat termuat dalam Rukun Islam yang ketiga. Artinya, zakat sendiri merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap muslim.

Para ulama mendefinisikan zakat sebaagai harta yang wajib dikeluarkan apabila telah memenuhi syarat-syarat tertentu dan disalurkan kepada penerima yang juga telah ditentukan di dalam Al-Qur’an.

Meski alokasi zakat sedianya dibagikan kepada fakir miskin atau orang yang sama nasibnya dengan mereka, karena nasib mereka yang tidak mampu mencukupi biaya hidup, layaknya orang yang berkecukupan. Meskipun begitu, orang yang hidupnya berkecukupan ternyata juga boleh lho menerima dan merasakan manfaat zakat.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda, “Tidak halal shadaqah bagi orang kaya kecuali lima jenis orang kaya berikut ini: Pejuang (mujahid) fii sabilillah, Orang yang terlilit hutang, Orang yang membeli shadaqah tersebut (dari fakir miskin) dengan hartanya, Orang kaya yang memiliki tetangga miskin lalu ia bershadaqah kepada tetangganya yang miskin itu lalu si miskin menghadiahkannya kembali kepada si kaya, dan Amil.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Tentunya semua golongan orang kaya yang boleh menerima zakat di atas, tidak lepas dari golongan yang berhak menerima zakat itu sendiri. Sebagaimana yang termuat dalam Surat At-Taubah ayat 60 di Al-Qur’an.

(Source: Dikutip dari kiblat.net)

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!
Powered by