qadha shaum, ramadhan, wafat

Wafat Sebelum Meng-qadha Shaum

Sahabat Sinergi, sudahkah kamu mengqadha puasa mu yang tertinggal di Ramadhan lalu?

Bagi Muslimah, utang puasa kadang tak bisa terhindar karena beberapa alasan seperti haid, melahirkan, uzur, atau menyusui. Tapi bagaimana ya jika seseorang masih memiliki tanggungan utang puasa kemudian wafat? Simak penjelasannya seperti yang kami kutip dari Republika.co.id berikut ini.

Menurut Imam Nawawi, pendapat tentang boleh mengganti puasa untuk orang yang meninggal merupakan pendapat yang benar. Ulama yang memperbolehkan berpuasa untuk orang yang meninggal juga memperbolehkan memberi makanan sebagai gantinya. Sehingga, pendapat yang tepat, kata Imam Nawawi, “Diperbolehkan memilih antara mengganti dengan puasa atau membayar fidyah.”

Pengertian wali di sini, ujar Imam Nawawi, yaitu ahli waris dan kerabatnya. Jika ada orang lain yang ingin mewakilkan maka diperbolehkan sepanjang sudah mendapat izin dari ahli waris.

Ayo, jangan sampai lupa bayar utang puasanya!

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by