Di tapal batas negeri itu, mereka teranaktirikan. Kehidupan warga Sebatik begitu kompleks. Mereka tinggal di pulau yang terisolir dan terpencil, bahkan terbilang lebih dekat dengan negeri tetangga, Malaysia. Sebab masalah itu, pemerintah tak banyak memasok kebutuhan pokok untuk warga pulau tersebut.