sinergi pelayanan masyarakat, beras, spm, dhuafa

Report Penyaluran Bantuan Beras dari SPM

Betapa terbantunya Ibu Jumena menerima paket sembako dari Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM). Tadinya, ibu dari tujuh anak itu merasa kalut. Tabungannya habis digunakan untuk memperpanjang sewa kontrakan sebesar Rp 200 ribu per bulan, dan yang tersisa hanya cukup untuk membeli lauk. Tak ada beras sama sekali di rumah.

Telah lama ditinggal wafat sang suami, Ibu Jumena kini berjuang seorang diri dengan berjualan keliling gorengan buatannya. Tak berani perempuan berusia 73 tahun itu menggantungkan hidup kepada anak-anaknya yang kini telah berkeluarga. Toh, nasib mereka tak berbeda jauh dengannya. Jadilah wanita yang akrab disapa Ibu Juju ini berikhtiar sendiri.

Jika ada rezeki berlebih, anak-anaknya akan datang bersilaturahim dan memberinya uang untuk pegangan, kalau-kalau sang ibu memiliki kebutuhan mendesak. Tapi Bu Juju tidak memaksa, sebelum menerima, beliau bahkan memastikan terlebih dulu jika kebutuhan keluarga anak-anaknya sudah tercukupi atau belum.

Karenanya, beliau sungguh bersyukur bisa menerima bantuan minyak goreng dan beras, yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhannya beberapa hari mendatang.

Namun, tak hanya Ibu Juju saja yang menerima bantuan sembako, ada Bapak Hendrik Hermawan Tanjung. Kakek dari 3 cucu ini biasanya berjualan gorengan di Rancaekek untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Tapi akhir-akhir ini, penggorengannya tak lagi panas, karena kekurangan modal untuk berjualan. Mudah-mudahan, Allah melancarkan rezeki Bapak Hendrik dan keluarga, sehingga bisa berjualan kembali, aamiin..

Semoga bantuan sembako ini dapat memberikan energi baru bagi Ibu Juju dan Bapak Hendrik dalam menjalani kehidupan. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

×
Assalamualaikum! Silahkan Tinggalkan Pesan anda di sini dan kami akan segera merespon pesan anda segera.