Semenjak pandemi, seluruh lapisan masyarakat mulai waspada. Apalagi dengan terus naiknya pasien positif Corona, semua siaga. Di Lumbung Desa Sinergi Foundation, Compreng Subang, warga pun turut menjadi bagian dari waspada virus berbahaya satu ini.
Salah seorang mitra, Ustadz Caresin menginisiasi dibuatnya masker dari kain perca. Sahabat, meski sempat pro kontra, ternyata masker kain berguna juga lho. Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, masker kain bisa 70% efektif menangkal virus.
Sebab itulah, warga binaan di Compreng semangat membuatnya. Sejumlah kain bekas seragam madrasah yang bisa dipakai pun dikumpulkan. Ada 6 orang pekerja yang diberdayakan untuk project masker ini. Targetnya, satu orang bisa menyelesaikan 200 kain per hari.
Insya Allah, masker ini dibagikan ke warga sekitar, para jamaah sholat Jumat, dan baru baru ini untuk pekerja bangunan. Selain itu juga dibagikan ke masjid-masjid yang berada di sekitaran Compreng.
Sahabat, alhamdulillah kesadaran masyarakat terkait Corona sudah meningkat. Selain masker, penanganan Covid-19 yang pertama adalah penyemprotan disinfektan ke setiap rumah. Warga juga sudah mulai sadar, dan menggunakan masker jika ingin bepergian.
Di Compreng, luasnya di Subang, memang masih zona hijau. Namun saat ini, sekira 4.250 ODP tengah dalam pengawasan. Tentunya, sebab itu warga desa harus waspada.
Masya Allah, sahabat, kesiagaan mereka patut diteladani ya. Jangan mau kalah, kita di kota, jangan kalah antisipasi datangnya virus ya! []



