Momen kemerdekaan masih hangat dirasa. Bendera merah putih menyambut ke mana pun mata memandang.

Tapi, euforia kemerdekaan itu tak bisa dirasakan semua kalangan. Bagi banyak penduduk yang masih harus bertarung melawan kemiskinan, perayaan kemerdekaan mungkin terasa bak pemanis mulut semata.

Salah satu pertarungan itu milik Bu Euis, lansia yang tinggal di daerah Kecamatan Paseh. Sehari-hari, seorang diri ia memikul beban ekonomi satu keluarga. Dengan gigih, ia berkeliling kampung menjajakan sayuran milik orang lain.

Hasil kerja kerasnya tak seberapa. Jika sayuran yang dibawanya habis, Bu Euis membawa pulang upah sebesar 30 ribu. Jauh dari kata cukup untuk hidup sehari-hari 4 orang anggota keluarga termasuk dirinya.

Kebaikanmu yang mewujud sebagai satu kantong bantuan sembako menjadi jalan baginya untuk merasakan kemerdekaan sementara. Meringankan tanggungan yang berada di pundaknya.

Semoga, dengan sinergi bersama, kita bisa menghadirkan lebih banyak aksi nyata untuk kemerdekaan mereka yang terbelenggu.

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!