Sinergi Foundation salurkan bantuan berupa nutrisi untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bantuan tersebut di antaranya berupa susu.
Tak peduli siang atau malam, ketika para penyintas gempa Cianjur ini memerlukan pemeriksaan dan obat, tim Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) siap sedia melayani. Luka-luka yang diakibatkan dari reruntuhan bangunan banyak dialami para penyintas. Mulai dari luka ringan hingga luka berat. Di tengah hujan dan penerangan seadanya, tim medis RBC bersama relawan medis Cianjur dan FK…
Muhammad Ilham Ramadhan (19) melihat perjuangan luar biasa ayah, ibu, dan kakaknya demi untuk membiayai sekolah dirinya. Karena itu ia amat bersemangat menuntaskan masa sekolah agar dapat bekerja. Meski telah lulus, ijazah Ilham tak bisa langsung diambil karena menunggak biaya sekolah yang cukup besar. Orangtua dan saudaranya pun berikhtiar menyicil, namun kurangnya masih sangat banyak….
Keluarga Pak Ismayadi dan Bu Yani dianugrahi 8 orang anak. Karena itu, penghasilan suami istri ini dari mengepul barang bekas sebagian besar digunakan untuk membayar sekolah anak-anak mereka. Maka untuk makan, keluarga ini sering kali seadanya. Kini meski 3 anak yang paling besar telah bekerja sebagai office boy, montir, dan pelayan restoran, penghasilan mereka pun…
Melalui donasi kebaikan yang Sahabat amanahkan, sebagian juga disalurkan dalam bentuk makanan bayi. Sebab tak hanya orang dewasa, bencana ini juga berdampak pada bayi dan balita. Paket makanan pun segera dibagikan di Kp. Munjul I, Desa Gasol, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur. Meski begitu, pembagian ini baru dilakukan agak malam karena jauhnya posko dari pusat bantuan….
Meski tak instan, layanan terapi di mitra kesehatan Sinergi Foundation membuahkan hasil. “Sebelum dijemput dan diantar, biasanya saya tanya dulu perkembangan anak berkebutuhan khusus yang menjalani terapi. Ada perkembangan apa aja, atau sekarang kondisinya bagaimana,” tutur Kang Iyan salah satu driver Mobil Sehat. Dari sharing orangtua, lanjut Kang Iyan, alhamdulillah sudah ada yang intensitas kejangnya…
Memang tak banyak yang dihasilkan dari memproduktifkan lahan di depan kantor Lumbung Desa di Compreng ini. Namun Ust. Adim tak lelah mengolah kebun kecil ini agar terus menghasilkan. “Alhamdulillah, kalau panen bisa sebagian disimpan untuk dikonsumsi, sebagian dijual untuk putar beli bibit dan pupuk, dan sebagian dibagikan ke warga sini,” jelas Ust. Adim saat ditanya…