Seringkali, bantuan yang diberikan kepada penyintas bencana hanyalah berupa barang. Bukan hal yang salah, sebab kebutuhan seperti makanan, minum, alas tidur, dan lain-lain memang menjadi prioritas yang tak bisa ditunda. Tapi terkadang kebutuhan rohani penyintas tak ikut difasilitasi.
Pada masa setelah bencana, banyak penyintas yang merasakan stress ataupun cemas. Ada pula yang mungkin tenggelam dalam kesedihan dan ingin menyerah. Karenanya, dibutuhkan layanan untuk menguatkan jiwa mereka.
Layanan penguatan rohani di posko kemanusiaan yang berada di Kampung Nangahure, Alok Barat, Sikka menjadi salah satu agenda yang digelar oleh relawan Sinergi, Ustadz Muhammad Dong.
Kamis (20/8) lalu, penguatan rohani dilakukan dengan menyampaikan kepada pada para pengungsi untuk tetap menjaga kesabaran dan tawakal saat menghadapi musibah. Para penyintas diingatkan, bahwa musibah memanglah ujian. Namun tidak berarti tanda Allah telah meninggalkan mereka yang terkena musibah.
Ustadz Dong juga menegaskan, sabar bukan berarti seseorang tak boleh menangis atau merasa takut. Kesabaran ditunjukkan dengan tetap berusaha dan berserah diri kepada Allah ketika berhadapan dengan musibah.
Dibacakan pula surat Al-Baqarah ayat 155:157 yang menceritakan tentang ujian dan kabar gembira bagi orang-orang yang sabar.
Semoga penyampaian ini dapat kembali tumbuhkan harapan dan optimisme dalam diri para penyintas gempa NTT dalam melewati musibah ini.
Sahabat, mari terus bersamai para penyintas gempa NTT dengan berdonasi melalui s.id/sinergitanggapbencana
Sahabat juga bisa transfer ke:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation
Hubungi kami untuk info dan konfirmasi di:
📲 Whatsapp/SMS 081-321-200-100
