epilepsi, sinergi pelayanan masyarakat, mustahik, dhuafa, biaya berobat

Bantuan untuk Pak Asep

Dinginnya Lembang tak menyurutkan tim survei dari Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM) untuk bersilaturahim dengan mustahik. Tinggal di Jl Lebak Cihideung Jayagiri, Bapak Asep Sulaeman menetap bersama istri dan keempat anak-anaknya.

Untuk membiaya keperluan sehari-hari, Pak Asep bekerja sebagai buruh bangunan dengan upah Rp 80.000/hari. Tapi itu selalu. Adakalanya Asep harus menganggur karena kosongnya proyekan, seperti saat ini. Sudah 7 bulan lamanya ia tak mendapat panggilan.

Tapi kehidupan tak bisa menunggu, termasuk SPP sekolah keempat anaknya. Darimana mereka menutup itu semua jika Rosidah, sang istri, tak mengambil inisiatif untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga?

Di tengah himpitan ekonomi yang belum membaik, keluarga kecil ini juga harus memikirkan bea berobat bagi anaknya yang menderita epilepsi. Jika biasanya mereka menggunakan uang tabungan, kini, sepeser pun tak ada.. Akhirnya Bapak Asep dan istri mencoba berikhtiar mengajukan bantuan tebus resep kepada SPM.

Melihat kehidupan Pak Asep dan Ibu Rosidan, SPM membantu meringankan biaya pengobatan putra mereka dengan menyalurkan bantuan tebus resep. Sedikitnya, ini bisa mengobati putra mereka.  Terima kasih donatur, bantuan Anda telah purna kami sampaikan kepada mereka yang membutuhkan. []

Berbagi & Bersinergi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by