Siapapun Bisa Menerima Manfaat Wakaf, Tapi…

Berita

Sahabat, penerima manfaat wakaf berbeda dengan zakat. Penyaluran zakat haruslah golongan yang termasuk dalam 8 asnaf.

Diantaranya; fakir, miskin, hamba sahaya, orang yang memiliki utang karena berjuang di jalan Allah, mualaf, fisabilillah, ibnu sabil, dan amil zakat.

Sedangkan wakaf, bisa diterima oleh siapapun tanpa terkecuali. Namun, hal tersebut tergantung golongan apa yang disebutkan ketika mengucapkan sighat atau ikrar wakaf. Biasanya, orang yang akan berwakaf mengucapkan secara khusus penerima manfaatnya.

Misalnya saja wakaf yang dilakukan Umar bin Khattab. Beliau mewakafkan sebidang tanah yang terletak di Khaibar untuk kalangan tak berpunya dan kerabatnya.

“Maka Umar menyedekahkan tanah di Khaibar tersebut dengan syarat tidak boleh dijual, tidak boleh dihibahkan, dan tidak boleh diwarisi, lalu manfaatnya diperuntukkan kepada fakir miskin, kerabat, memerdekakan budak, jihad, musafir yang kehabisan bekal, dan menjamu tamu.” (HR Bukhari-Muslim)

Mengikuti jejak Umar, Abu Thalhah pun mewakafkan harta yang paling dicintainya, Kebun Bairaha. Manfaat dari kebun tersebut diperuntukan bagi keluarga dan kerabat dekat yang membutuhkan.

Ada juga wakaf sumur Raumah oleh Utsman bin Affan. Siapa saja dapat mengambil air dari sumur milik Utsman tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk pemilik sebelumnya yang merupakan orang Yahudi.

Manfaat wakaf sangat luar biasa ya, Sahabat. Yuk, bersinergi untuk menebar kebaikan wakaf!

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!