Tahukah Anda, penerima manfaat wakaf berbeda dengan zakat. Orang-orang yang menerima zakat sangat spesifik, yaitu fakir, miskin, hamba sahaya, gharim, fisabilillah, muallaf, ibnu sabil, dan amil.
Sementara penerima manfaat wakaf bisa siapapun dari kalangan mana pun tanpa kecuali. Ini sangat tergantung dari bagaimana wakif menyebutkan sighat atau ikrar wakafnya terkait penerima manfaat.
Penerima manfaat wakaf disebut juga mauquf alaih. Ia bertujuan agar harta atau benda wakaf memang sesuai peruntukkannya, yaitu untuk maslahat dan ibadah kepada Allah SWT.
Maslahat yang diraih penerima manfaat wakaf bisa dari aspek ekonomi, sosial, maupun keagamaan. Misalnya untuk menyediakan masjid, pesantren, sarana kesehatan, pemberdayaan, dan lain-lain.
Manfaatnya Berkelanjutan
Lain dengan sedekah atau zakat, penerima manfaat wakaf bisa merasakan dampaknya secara berkelanjutan. Apalagi jika pengelolaan wakafnya dilakukan melalui wakaf produktif.
Wakaf produktif adalah pengelolaan wakaf yang diputarkan dulu untuk usaha-usaha produktif. Setelah diputarkan, barulah profit atau keuntungannya disalurkan untuk mauquf alaih.
Itulah dahsyatnya wakaf yang dampaknya berkelanjutan. Dengan memaksimalkan pengelolaannya, masyarakat sebagai mauquf alaih bisa merasakan manfaatnya dan hidup sejahtera.
Selain itu, manfaat wakaf bagi orang yang berwakafnya sendiri jelas. Yaitu memberikan kebaikan dan pahala yang terus mengalir meskipun orangnya telah tiada. Sebab itulah, ia kerap disebut investasi akhirat.
“Jika seseorang wafat, maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak yang sholeh untuk orangtuanya.” (HR Muslim)
Musafir Sebagai Penerima Manfaat Wakaf
Di zaman Turki Utsmani, ada banyak wakaf produktif berupa pasar, kebun kurma, atau sektor lainnya. Mauquf alaih dri aset wakaf itu adalah para musafir yang memerlukan rumah singgah.
Nama rumah singgahnya adalah Caravanserai. Keberadaannya untuk membantu dan meringankan kebutuhan sesama muslim yang tengah melakukan perjalanan jarak jauh, baik dari kalangan miskin atau saudagar kaya.
Uniknya Caravanserai, ia adalah tempat perehatan yang sangat aman karena dikelilingi benteng-benteng dan menara pengintai. Gerbangnya pun terbuat dari besi yang sulit ditembus.
Selain itu, di dalamnya tidak hanya terdapat ruang untuk tidur saja. Tapi ada juga fasilitas seperti tempat makan, rumah sakit, apotek, tempat pemandian, jasa reparasi sepatu, masjid, dan lain-lain.
Dan siapapun yang berada di dalam Caravanserai, bisa menikmati fasilitas tersebut tanpa dipungut biaya. Semuanya gratis dan cuma-cuma, untuk musafir dari kalangan mana pun.
Sahabat, yuk kita bangun peradaban wakaf yang maslahatnya dapat diterima oleh masyarakat. Sinergi Foundation tengah mengusahakan program wakaf tersebut. Klik di sini untuk berpartisipasi >>> LINK INI <<<
