Tim Waqf Integrated Farm (WIF) Sinergi Foundation menjadikan limbah daun nanas sebagai alternatif pakan domba. Inovasi ini untuk menyiasati kesulitan mendapatkan rumput segar.
“Setelah dikonsultasikan ke dokter hewan dan para praktisi, daun nanas bagus untuk jadi pakan, akhirnya kita coba,” kata Supervisor Tim WIF Sinergi Foundation, Sudisto, Selasa (20/12/22).
Dikatakannya, tahap uji coba digunakanlah sebanyak 200 kilogram. Akan tetapi, domba baru mau makan setelah daun nanas dihaluskan.
Diakui Sudisto, penggunaan limbah daun nanas ini berdampak positif terhadap peningkatan bobot domba. Dalam satu bulan ada kenaikan sekitar satu sampai dua kg setiap dombanya.
“Akhirnya kebutuhan akan daun meningkat, menjadi 500 kg per hari. Namun kita tidak kesulitan mencari bahannya, karena potensi di daerah Kasomalang Subang, limbah daun nanas itu 1,3 ton setiap hari,” katanya. []
