Keterbatasan Tak Hapus Semangat Khumaira untuk Menjadi Dokter

Berita

Home » Berita » Keterbatasan Tak Hapus Semangat Khumaira untuk Menjadi Dokter

Sungguh luar biasa ujian yang dihadapi Khumaira Nurani (11). Di usianya yang begitu belia, Khumaira didiagnosa kelainan hormon dan tulang hipokalemia.

Penyakit ini baru diketahui 3 tahun lalu ketika ayahnya yang waktu itu sedang membonceng Khumaira, terjatuh karena jalanan yang licin. Meski terlihat ringan, namun musibah tersebut mengakibatkan luka serius pada tubuh Khumaira.

Setelah menjalani rontgen, diketahui tulang bahu, pinggang, punggung, dan paha Khumaira patah. Ia pun dirujuk ke rumah sakit lain untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Hari itu barulah diketahui jika Khumaira mengalami hipokalemia.

Untuk mengontrol kondisinya, Khumaira diharuskan menjalani check up rutin satu kali dalam sebulan di RSHS Bandung. Untuk itu, Khumaira membutuhkan kursi roda lipat untuk memudahkannya memeriksakan diri.

“Biasanya kalau check up ke RSHS, Khumaira saya gendong. Tapi karena tulang punggungnya sudah geser, jadi sering kesakitan. Alhamdulillah ada bantuan ini, insya Allah semakin memudahkan Khumaira untuk check up ke Bandung,” tutur ibu Khumaira terharu.

Pun dengan kemudahan mobilitas untuk berobat, kian memicu semangat Khumaira untuk lekas sehat. “Mudah-mudahan bisa cepet sehat dan sekolah lagi. Soalnya nanti Khumaira ingin jadi dokter, biar bisa mengobati orang yang sakit,” tukasnya dengan penuh semangat.

Masya Allah, terima kasih telah ber#SinergiKebaikan dalam penyediaan kursi roda untuk Khumaira, Sahabat! Doakan ya, agar Khumaira bisa lekas sembuh dan kembali bersekolah untuk menggapai cita-citanya.

www.sinergifoundation.org

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti
×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!
Powered by