Harapan, Satu kata yang digenggam Bu Oktavina sewaktu memutuskan hijrah dari Riau ke Bandung. Bersama suami dan anak semata wayangnya, Bu Oktavina memulai lembaran hidup baru.

Akan tetapi, memulai tidak pernah mudah. Ia dan sang suami terseok-seok membangun kehidupan mereka di kota ini. Terutama karena sulitnya mencari pekerjaan di wilayah yang sama sekali baru bagi mereka.

Saat ini, sang suami hanya mampu bekerja serabutan membantu pedagang di Pasar Kiara Condong dengan penghasilan yang tak seberapa. Penghasilan itu hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Maka, tak ada yang bisa mereka berikan sewaktu pemilik kontrakan yang kini mereka tinggali meminta bayaran. Bu Oktavina dan suaminya kebingungan, tak ingin sampai harus angkat kaki dari tempat tinggal mereka.

Namun, lagi-lagi mereka ditolong oleh harapan.

Harapan itu berwujud dana bantuan pelunasan tunggakan rumah yang bersumber dari amanah Nino’s Design.

Setidaknya untuk sementara, mereka tak perlu mengkhawatirkan kemungkinan diusir dari kontrakan tersebut. Semoga Allah mudahkan jalan mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih layak agar tak lagi kebingungan memenuhi kebutuhan hidup.

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!