Petani sejahtera, artinya mereka bisa membeli bibit dan pupuk berkualitas, menutup biaya operasional, menyimpan tabungan, hingga mampu menyekolahkan anak-anak mereka ke perguruan tinggi.
Dan tak hanya petani yang bahagia, pun kita sebagai konsumen diuntungkan. Karena sebagai konsumen, kita mendapat sayuran dengan kualitas yang lebih baik. Selain lebih sehat, kebutuhan pangan Indonesia pun jadi terpenuhi karena dapat memaksimalkan potensi lahan.
Inilah cita-cita besar dengan hadirnya program Lumbung Desa di Sinergi Foundation. Berawal dari keprihatinan terhadap kondisi kebutuhan pangan yang kian kritis, maka akarnyalah yang terlebih dulu harus dibenahi, yakni petani.
Stigma Wong Ndeso
Saat mendengar ungkapan ‘Wong Ndeso’, sebagian kita mungkin mengarahkan stigmanya pada penilaian negatif. Orang udik, kampungan, miskin, dan left behind, adalah beberapa stigma negatif yang sering muncul dan tersemat dalam frasa itu. Meski tentu hanya sebagian saja yang memandang begitu.
Persepsi tersebut bisa jadi berangkat dari tingginya angka kemiskinan di pedesaan. BPS per september 2019 mengungkap, persentase kemiskinan di Indonesia masih di dominasi oleh masyarakat desa yang, mayoritas bekerja sebagai petani, buruh tani, juga buruh bangunan.
Indonesia memiliki 80 ribu lebih wilayah administrasi setingkat desa. Namun katanya, 70 ribu desa diantaranya hidup dalam kondisi kemiskinan.
Lahirnya Lumbung Desa juga berangkat dari fakta-fakta diatas. Lumbung Desa, sederhana namun menyimpan makna mendalam. Lumbung, tempat menyimpan hasil pertanian. Meski secara bahasa berarti seperti itu, namun program yang digagas oleh Sinergi Foundation ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan hasil pertanian.
Lebih lanjut, Lumbung Desa adalah ikhtiar untuk, salah satunya, menghapus persepsi “Wong Ndeso” yang melekat di masyarakat kita. Lumbung Desa adalah sebentuk upaya menghapuskan, atau setidaknya mengurangi angka kemiskinan di desa-desa di negeri tercinta ini dengan program pemberdayaan jangka panjang.
Lewat pembinaan, tak hanya di bidang pertanian, namun juga lewat usaha-usaha kecil yang bisa mendongkrak ekonomi warga desa. Insya Allah.
Maka melalui dana zakat ini, Lumbung Desa hadir memberikan solusi terhadap peliknya masalah petani. Mulai dari bantuan bibit, pendampingan skill, mempelajari teknik pertanian modern, hingga pengadaan huler untuk memudahkan petani padi.
Terima kasih Sahabat, telah membersamai langkah kami dalam membenahi kondisi petani. Semoga lebih banyak manfaat yang bisa kita tebar bersama melalui program ini.
Bagi Sahabat yang ingin mendukung program ini bisa menyalurkan zakat ke nomor rekening;
Mandiri Syariah 700 097 4107
a.n Sinergi Foundation
BCA 008 305 3523
a.n Yayasan Semai Sinergi Umat
Atau kunjungi LINK bit.ly/sinergizakat
Hubungi Kami untuk info dan konfirmasi di:
Whatsapp/SMS 081 321 200 100
www.sinergifoundation.org



