Bersyukur adalah salah satu bentuk keimanan seorang mu’min kepada Rabbnya.
Ada banyak cara kita mengekspresikan rasa syukur terhadap limpahan rezeki yang Allah berikan. Selain berucap hamdalah, wujud bersyukur pun atas kenikmatan yang telah Allah limpahkan dapat kita buktikan dengan berzakat.
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al Baqarah: 172)
Menunaikan zakat tidaklah berat. Cukup menyisihkan 2,5 % dari harta yang kita miliki.
Namun meski besarannya hanya 2,5%, tak sedikit yang merasa enggan untuk mengeluarkan. Padahal ketika menerima rezeki dalam bentuk penghasilan, Allah juga menitipkan hak orang lain di dalamnya.
Sehingga ketika berzakat, sama sekali tidak mengurangi harta. Karena memang yang disisihkan juga adalah hak orang lain yang Allah berikan melalui harta yang kita peroleh..
Sahabat, ingatlah bahwa di akhirat nanti, Allah akan meminta pertanggung jawaban atas seluruh harta yang diperoleh dan dipergunakan selama hidup di dunia.
“Maka kalian pasti akan ditanya pada hari itu (akhirat) tentang semua nikmat.” (QS At Takatsur:8)
Sahabat, mari menunaikan zakat sebagai bentuk syukur kita atas segala kenikmatan yang telah kita terima hingga detik ini.
Ingin menunaikan zakat? Salurkan zakatmu ke bit.ly/sinergizakat



