Pare atau paria dikenal sebagai sayuran dengan aroma khas yang memiliki rasa pahit. Karena itu, kebanyakan orang kurang menyukai, bahkan cenderung menghindari sayur dengan bentuk unik ini.
Namun siapa sangka, dengan pengolahan yang tepat, pare bisa dibuat menjadi lauk makan, tumisan enak, bahkan camilan untuk teman menonton.
Pada agenda pemberdayaan Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) kali ini, para member diajak untuk mengolah pare menjadi keripik renyah yang sedap.
Sebelum digoreng, pare terlebih dulu dibersihkan kemudian dipotong tipis dan diberi bumbu untuk menghilangkan rasa pahitnya. Baru kemudian digoreng kering dengan balutan tepung.
Tak hanya menjadi kudapan, ternyata pare juga amat bermanfaat bagi ibu yang tengah menyusui. Memiliki kandungan vitamin K, likopen, flavonoid, fitokimia serta anti oksidan yang berguna melancarkan ASI.
“Banyak orang tidak menyukai pare karena rasanya, padahal kandungan gizinya amat banyak dan bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui. Makanya dengan diolah menjadi keripik diharapkan bisa jumlah konsumsi harian. Selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk membuka bisnis di rumah,” jelas Apoteker RBC, Eva Kusumahati.
Sahabat, pemberdayaan member di RBC ini berasal dari pengoptimalan #SinergiZakat kita lho. Yuk, dukung ibu mustahik untuk semakin produktif dengan menunaikan zakat di Sinergi Foundation!
KLIK Donasi di :
bit.ly/SinergiZakat
Bisa juga via aplikasi Zakat App!
Download di : bit.ly/zakatapps
Untuk zakat via transfer :
Mandiri Syariah 700 097 4107
a.n Sinergi Foundation
BCA 008 305 3523
a.n Yayasan Semai Sinergi Umat
Hubungi Kami untuk konsultasi dan konfirmasi zakat : Whatsapp/SMS 081 321 200 100
www.sinergifoundation.org



