Bagaimana Hukumnya Berwakaf untuk Orangtua?

Berita

Dapat memuliakan orangtua dengan maksimal adalah impian setiap anak. Lantas melalui cara apa kita bisa mewujudkan harapan itu? Ternyata jawabannya dengan berwakaf atas nama orang tua. Dan wakaf ini dapat kita hadiahkan kepada orangtua baik masih hidup, maupun setelah mereka meninggal.

Dikisahkan, seorang sahabat bernama Saad bin Ubadah, yang ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada di tempat. Lalu ia datang kepada Rasulullah dan bertanya “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang aku tidak ada di tempat, apakah jika aku bersedekah untuknya kelak bermanfaat baginya?

Lalu Rasul SAW menjawab: “Ya”, Lalu Saad mewakafkan kebun miliknya atas nama Ibunya. (HR Bukhari)

Di hadits lain juga dikisahkan, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Sesungguhnya ayahku meninggal dunia dan meninggalkan harta, tetapi ia tidak berwasiat. Apakah (Allah) akan menghapuskan (kesalahan)nya karena sedekahku atas namanya?”

Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, “Ya.” (HR Muslim)

Imam asy Syaukani berkata, “Hadits-hadits bab ini menunjukkan bahwa sedekah dari anak itu bisa sampai kepada kedua orang tuanya setelah kematian keduanya meski tanpa adanya wasiat dari keduanya, pahalanya pun bisa sampai kepada keduanya.”

Dengan adanya uraian ini maka jelaslah, bahwa Islam membolehkan anak berbakti melalui wakaf atas nama orang tuanya. Bagi Sahabat yang ingin menunaikan wakaf untuk orang tua tercinta, dapat KLIK DI SINI

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Informasi!

Semua dana donasi terhimpun di Sinergi Foundation murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

×
Open chat
Assalamualaikum, Sinergi Foundation!