Masyarakat kerap kali mendengar bahwa amalan wakaf lebih utama dari sedekah biasa, namun tidak mengetahui alasannya. Yang biasanya orang tahu, wakaf adalah ibadah ‘mahal’ karena menyerahkan benda seperti tanah atau bangunan.

Benarkah seperti itu? Sebagai informasi awal, wakaf lebih utama dari sedekah bukan karena nominalnya. Karena dengan nominal kecil pun kita tetap bisa melaksanakan wakaf.

Agar tidak lagi salah kaprah, dalam artikel ini kita akan membahas mengapa wakaf lebih utama dari sedekah biasa, berikut dengan penjelasan harta seperti apa yang bisa diwakafkan.

Akan tetapi sebelum masuk mengapa wakaf lebih utama dari sedekah, sepatutnya kita mengetahui lebih dahulu hakikat dan contoh wakaf dalam Islam agar bisa memahami konteks.

Hakikat dan Contoh Wakaf

Wakaf memiliki makna menahan, berhenti, atau diam. Dalam hukum Islam, wakaf adalah melepaskan hak milik suatu benda yang bersifat jangka panjang, agar nilai dan manfaat benda tersebut bisa disalurkan kepada masyarakat membutuhkan.

Jika melihat pengertiannya masih bingung, mari kita perhatikan contoh berikut ini. Dahulu Utsman bin Affan sempat mewakafkan sebuah sumur agar bisa digunakan untuk kemaslahatan umat Islam.

Namun bukan bangunan sumurnya yang diberikan pada umat. Sumur itu pokoknya yang harus ditahan, tapi air yang dihasilkan dari sumur itulah yang diberikan kepada masyarakat Madinah kala itu.

Di zaman sekarang, banyak pula praktek wakaf seperti wakaf tanah yang kemudian dijadikan berbagai bangunan kemasyarakatan seperti masjid, mushola, pesantren, atau pekuburan.

Namun seiring waktu, bentuk wakaf juga lebih bervariasi. Masyarakat bisa menunaikan wakaf dalam bentuk uang. Contohnya seperti ini: Anda mewakafkan sejumlah uang pada nadzir atau lembaga wakaf, lalu dananya dipakai untuk membangun masjid. Masjid tersebut kemudian bermanfaat untuk sarana ibadah masyarakat.

Atau bisa pula seperti ini: Anda mewakafkan sejumlah uang tunai, kemudian uang tersebut dipakai untuk modal bisnis UMKM. Bisnis tersebut menghasilkan laba yang besar, yang kemudian hasilnya disalurkan kepada masyarakat membutuhkan.

Wakaf Lebih Utama

Alasan wakaf lebih utama dari sedekah adalah karena wakaf merupakan amal jariyah. Ini adalah amalan di mana orang yang melaksanakannya tidak akan terputus pahalanya meskipun telah meninggal.

Mengapa menjadi amal jariyah? Sebab manfaat dari benda yang ia wakafkan pun berkelanjutan dimanfaatkan oleh para penerima manfaat. Seperti halnya sumur Utsman yang terus menerus dimanfaatkan oleh masyarakat Madinah, sehingga pahala untuk Utsman pun terus mengalir.

Ini tercantum dalam hadits, “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuskan amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh untuk orangtuanya.” (HR Muslim)

Pahala yang didapatkan dari wakaf pun akan terus menggunung menjadi tabungan kebaikan di akhirat, karena benda atau harta wakaf terus memberikan maslahat bagi penerimanya. Ini berbeda dengan sedekah yang umumnya sekali putus saja.

Itulah alasan wakaf lebih utama, semoga menjadi pencerahan bagi Anda semua. Jika Anda ingin menunaikan wakaf, silakan klik di sini: bit.ly/sinergiwakaf. []

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!