Pohon Tamanu atau nyamplung yang baru-baru ini ditanam di lahan wakaf Firdaus Memorial Park (FMP) merupakan tanaman yang sarat khasiat. Sebagai spesies pohon pantropis, minyak pohon ini berpotensi besar untuk menjadi konversi bioenergi serta bernilai jual tinggi dalam industri farmasi dan kecantikan.
Nyamplung ini beradaptasi dengan baik di wilayah pesisir dan hutan dataran rendah, serta dapat tumbuh di tanah yang berpasir, lempung dan terdegradasi. Ia juga sering ditanam sebagai tanaman di pinggir jalan sebagai peneduh dan penahan angin dengan tajuknya yang lebar.
Selain kemampuannya untuk tumbuh di lahan-lahan kritis, pohon Tamanu juga dapat mengurangi CO2 di udara serta memproduksi oksigen yang sangat bermanfaat untuk keberlangsungan lingkungan dan menangani perubahan iklim.
Untuk diketahui sebanyak 100 pohon tamanu ditanam di FMP pada Ahad 27 November kemarin. Upaya tersebut dalam rangka gerakan penghijauan indonesia dengan memanfaatkan lahan-lahan wakaf. []
