Kenaikan pertalite sebesar Rp 2.350, begitu terasa berat bagi pengendara ojek online seperti Ujang Yana Taryana (50). Jika untuk 2 hari, Ujang menghabiskan 35 ribu, kini ia harus bersiap mengeluarkan kocek lebih.

“Semoga Allah lancarkan segala ikhtiar saya untuk keluarga,” tutur Ujang pasrah saat ditemui di kediamannya di Jl. Cisaranten Kulon, Cisaranten Kulon, Arcamanik, Bandung.

Meski berprofesi sebagai ojol namun penghasilan Pak Ujang tak seberapa. Sebabnya, penyakit wasir yang ia derita. Jika terpaksa mengendarai motor lebih dari 10 jam, esoknya Ujang terpaksa istirahat akibat nyeri yang luar biasa.

Padahal Ujang tak hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan harian, ia pun harus bekerja ekstra untuk penuhi keperluan putranya yang menderita cerebral palsy, Seno Adam Prayoga (20).

“Pulang ngojek itu biasanya saya beli popok dan susu dulu. Tapi sekarang kan BBM naik, kebutuhan juga naik, gak tau nanti bisa beli atau nggak. Ya, mudah-mudahan ada rezekinya,”

Untuk membantu Pak Ujang, Sinergi Foundation pun menyalurkan amanah kebaikan Sahabat dalam bentuk santunan popok dan susu untuk Seno. Semoga dapat meringankan kesulitan Pak Ujang.

Sahabat, di luar sana ada banyak keluarga yang juga merasakan dampak dari kenaikan BBM. Mari bantu mereka dengan bersedekah!

Salurkan donasi kebaikanmu ke dailysedekah.id

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!