Di antara fitnah (ujian) yang paling berat adalah fitnah harta. Sebab, sudah menjadi fitrah, bahwa di dalam diri manusia pastilah ada kecenderungan untuk mencintai harta.
“Dan kalian sangat menyukai harta lalu kalian kikir untuk menginfakkannya di jalan Allah karena sangat menggandrunginya.” (QS Al Fajr: 20)
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin menjelaskan, “Kecintaan berlebih seseorang terhadap harta menjadikan motivasi hidupnya semata untuk mengumpulkan harta, tidak peduli halal atau haram. Di sisi lain, dia akan menjadi kikir dan tidak mau peduli kepada sesama. Perilaku ini akan menjerumuskannya ke neraka.”
Padahal, Allah SWT menyebutkan dalam firmanNya, “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat haknya (mereka), (begitu pula) kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) sia-sia.” (QS Al Isra: 26)
Lalu bagaimana, agar kita tak termasuk golongan yang lalai? Ternyata salah satu caranya dengan menunaikan zakat.
Dengan berzakat, tak hanya akan membersihkan harta kita dari hak penerima zakat, tapi juga menyucikan hati kita dari sifat kikir dan bakhil. Inilah makna dari zakat sebagai At Thohuru, yang artinya membersihkan atau menyucikan.
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS At Taubah: 103)
Yuk Sahabat, kita bersihkan harta dan jiwa kita dari hal-hal tercela dengan melaksanakan zakat.
KLIK Donasi di:
bit.ly/sinergizakat
Hubungi Kami untuk info dan konfirmasi di: Whatsapp/SMS 081 321 200 100
www.sinergifoundation.org



