rbc, rumah bersalin cuma-cuma, sinergi zakat

Sepenggal Kisah Pejuang RBC

Sudah sedari pagi, Bidan Feni terlihat sibuk melayani member yang hendak memeriksa kehamilan di Klinik Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) Holis.

Pagi itu, seperti pagi-pagi biasanya, member yang datang silih berganti. Apalagi memang di Selasa Pagi itu, adalah jadwal member yang memiliki usia kehamilan 7 bulan keatas melakukan senam ibu hamil.

Bidan Feni lantas sigap mengambil peran sebagai instruktur senam. Mengarahkan ibu-ibu untuk melakukan berbagai macam gerakan. Setelahnya, ia juga memberi penyuluhan tentang asupan sehat yang perlu dikonsumsi ibu hamil kepada member yang hadir.

Selang beberapa waktu kemudian, ia bergegas masuk ke ruang perawatan lalu memeriksa kondisi kehamilan salah seorang member.

Perkenalkan, namanya Nyi Ayu Feni atau biasa dipanggil dengan Bidan Feni. April 2011 silam, ia resmi bergabung menjadi bidan di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Rumah Bersalin yang hanya melayani pasien dhuafa dengan biaya yang gratis.

Suka duka menghiasi perjalanannya selama delapan tahun mengabdi di RBC. Apa yang membuatnya kuat dan bertahan? Padahal, bila berbicara upah, Sahabat mungkin bisa menebaknya sendiri.

Tapi Bidan Feni punya jawaban sendiri soal itu. “Saya senang melayani mereka, sebab memang disini kan gratis untuk pasien yang kurang mampu. Jadi biasanya mereka suka membalas kami dengan doa-doa. Sing sehat ya, panjang umur, dll. Dan saya merasa doa dari mereka itu berdampak baik pada hidup saya.” begitu ucapnya.

Alhamdulillah, berkat #SinergiZakat Sahabat Semua, program Rumah Bersalin Cuma-Cuma sudah memberi manfaat luas bagi banyak orang, khususnya ibu dan anak dhuafa.

Sama seperti Bidan Feni yang terus membersamai perjuangan RBC, semoga Sahabat juga mau membersamai kami dalam #SinergiZakat ya. Ayo Sinergi! 😉

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by