kurban, hewan kurban

Hewan Cacat Tidak Sah Dikurbankan

Sahabat, berkurban tidak sekadar bentuk perhatian kita kepada sesama yang berkekurangan. Melainkan juga bentuk ketulusan kita dalam melaksanakan perintah Allah.

“Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari Kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR Tirmidzi)

Karena itu, dalam memilih hewan kurban pun usahakan yang terbaik, yang bisa kita sediakan. Bobot tubuhnya berat, sehat, dan terutama purna tubuhnya.

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah berdiri di tengah-tengah kami dan berkata, “Ada empat cacat yang tidak dibolehkan pada hewan kurban: (1) buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, (2) sakit dan tampak jelas sakitnya, (3) pincang dan tampak jelas pincangnya, (4) sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.” (HR Tirmidzi)

Semoga Allah menerima amal ibadah kurban kita, aamiin. []

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by