Tak pernah ada yang tahu kapan malaikat maut akan menemui kita, entah dalam kondisi apa, entah sedang melakukan apa. Kematian adalah rahasia Allah dan manusia cukup mengimani bahwa rumah sesungguhnya yang akan kita tempati adalah setelah kematian.

Pak Abdul Rohman misalnya, seorang penarik becak yang juga seorang tunawisma kini telah berpulang dengan tenang. Setelah bertahun-tahun tinggal di sebuah becak yang ia gunakan untuk mencari nafkah, kini ia telah disemayamkan di Pemakaman Firdaus Memorial Park (FMP).

Pria berusia 84 tahun ini mengidap penyakit kelenjar getah bening, beliau sempat mendapatkan penanganan saat penyakitnya kambuh. Bahkan sempat dijadwalkan untuk menjalani operasi, qodarullah, 2 hari setelah mendapat penanganan, kondisi almarhum drop dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (11/8) pukul 05.00 WIB.

Diketahui almarhum tinggal sendiri tanpa keluarga, kabarnya ia sempat tinggal di sekitar area Ciwidey, namun ketika dikonfirmasi tidak ada seorang pun yang mengenalnya. Pak Abdul hidup terlantar sendirian hingga akhir hayatnya.

Alhamdulillah, FMP bisa memfasilitasi pemakaman untuk dhuafa. Akhirnya almarhum diurus dan dipenuhi haknya hingga dimakamkan dengan layak. Semoga almarhum ditempatkan di taman-taman surgaNya dan diampuni segala dosanya. Aamiin.

Sahabat, terima kasih atas dukungannya sehingga FMP bisa memfasilitasi pemakaman gratis bagi dhuafa. Semoga kebaikan Sahabat menjadi pahala yang dibalas oleh Allah SWT.

Selengkapnya tentang program 9 in 1 wakaf, kunjungi: bit.ly/fmp-bandung

Hubungi kami untuk info seputar Firdaus Memorial Park di WhatsApp/SMS 081 321 200 100

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!