Orang tua mana yang tidak ingin anaknya tumbuh menjadi orang shalih? Bahkan, jika bisa mereka tidak hanya berhenti di shalih melainkan juga mushlih, atau mampu membawa perubahan pada lingkungannya.

Tapi, perlu lebih dari sekadar pendidikan biasa di sekolah untuk mewujudkannya. Orang tua dan guru harus berjalan berdampingan, bersinergi, untuk bersama-sama membimbing anak pada jalur yang benar.

Karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk menyamakan visi dan pemahaman dalam mendidik anak.

Kuttab Sinergi menyediakan wadah untuk belajar dan menyatukan pemahaman dalam kajian khusus wali santri TAFAHUM (Ta’awun fi Tarbiyah wa Fahm al-Manhaj). Kajian tersebut diadakan pada Sabtu (24/5) dengan Ustadz Asep Sobari sebagai pemateri.

Mengusung tema “Tanggung Jawab Pendidik dalam Menyiapkan Generasi Shalih dan Mushlih”, kajian tersebut membawa para orang tua untuk merenungi tugas mendidik yang kerap kali masih luput untuk dilaksanakan. Di antaranya, tugas membentuk ruhiyah, akhlak, dan karakter.

Agar terbentuknya generasi yang mushlih, orang tua dan guru harus berani menanamkan nilai-nilai Islam, komitmen terhadap kebenaran, serta keberpihakan terhadap perbaikan umat.

Semoga setiap upaya mendidik generasi muda membuahkan hasil berupa barisan orang-orang mushlih yang siap melahirkan perubahan menuju kebaikan.

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!