kurban, green kurban, daging kurban, non-muslim, idul adha

Hukum Memberi Hewan Kurban pada Non Muslim

Bolehkah daging hewan qurban ini diberikan kepada non-muslim ?

Jawab: Imam Al-Hasan Al-Basri, Al-Imam Abu Hanifah dan Abu Tsaur berpendapat bahwa boleh daging qurban itu diberikan kepada fakir miskin dari kalangan non muslim. Al-Laits mengatakan bila daging itu dimasak dulu kemudian orang kafir zimmi diajak makan, maka hukumnya boleh. Ibnu Qudamah mengatakan bahwa boleh hukumnya memberi daging qurban kepada non-muslim. Kebolehannya sebagaimana kita dibolehkan memberi makanan bentuk lainnya kepada mereka. Dan karena memberi daging qurban kepada mereka kedudukannya dengan sedekah umumnya yang hukumnya boleh.

Sedangkan Al-Imam Malik berpendapat sebaliknya, beliau memakruhkannya, termasuk memakruhkannya bila memberi kulit dan bagian-bagian dari hewan qurban kepada mereka. Al-Imam An-Nawawi mengatakan bahwa umumnya ulama membedakan antara hukum qurban sunnah dengan qurban wajib. Bila daging itu berasal dari qurban sunnah, maka boleh diberikan kepada non muslim. Sedangkan bila dari qurban yang hukumnya wajib, hukumnya tidak boleh. Maksudnya qurban wajib adalah qurban yang statusnya telah dinadzarkan oleh penyembelihnya.

Kesimpulan dari pendapat-pendapat yang agak saling berbeda ini adalah bahwa secara umum para ulama cenderung kepada pendapat yang pertama, yaitu pendapat yang membolehkan. Khususnya bila non muslim itu termasuk faqir yang sangat membutuhkan bantuan, atau tinggal di tengah-tengah masyarakat muslim. Siapa tahu dengan kebaikan yang kita berikan, dia akan masuk Islam. Atau paling tidak , ada nilai tambah tersendiri dalam pandangannya tentang Islam dan umatnya, sehingga tidak memusuhi, bahkan berbalik menjadi simpati.

Disarikan dari “Fiqih: Sembelihan” karya Ahmad Sarwat. Lc., MA

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by