green kurban

Distribusi Green Kurban Konsisten Hindari Penggunaan Plastik

Tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan tarif cukai kantong plastik di Indonesia sebesar Rp 30.000/kg kepada Komisi XI DPR. Maka harga jualnya setelah kena cukai nanti menjadi Rp 450-Rp 500/lembar (detik.com).

Harganya lumayan juga ya. Tapi tenang Sahabat. Gak ngaruh kok ke program Green Kurban.

Sebab, sejak diresmikan tahun 2013 silam, Green Kurban konsisten mengurangi penggunaan plastik dalam pembagian daging. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sehingga lebih peduli dengan lingkungan.

Tidak sedikit kita mendapati plastik yang tercecer bekas pembagian daging. Padahal plastik adalah zat yang sulit terurai dan berbahaya bagi lingkungan. Alih-alih bermanfaat, efeknya justru mencemari alam.

Lalu, media apa yang digunakan dalam proses distribusi daging kepada warga desa?

Dengan memanfaatkan pelepah pisang, ganting (irisan bambu), atau bahan organik lain yang banyak tumbuh di sekitar pedesaan.

Aktivitas ini selaras dengan tujuan Green Kurban untuk melestarikan bumi. Dengan warga memakai bahan organik, Green Kurban menjadi yang terdepan mendukung kebiasaan ini.

Mari tunaikan ibadah kurban, dan galang #SinergiKebaikan untuk masyarakat yang membutuhkan. Sejak 4 tahun berturut-turut, harga Green Kurban tidak naik. Insya Allah kita pun turut berpartisipasi dalam menjaga alam.

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by