Perkenalkan Sahabat, ibu ini bernama Lia Nurhayati. Beliau merupakan salah satu dari penerima manfaat dana bergulir melalui program Mitra Usaha Berkah (MUB) tahun 2007 silam. Dalam program tersebut, UMKM lokal bisa memperoleh dana bantuan tunai yang berasal dari zakat untuk mengembangkan usahanya melalui mitra MUB.
Awalnya, Lia hanya membuka warung kecil-kecilan di depan rumahnya untuk menjual seblak. Meski begitu, keuntungan yang diperolehnya tidak begitu banyak. Hingga kemudian, ia mendengar program MUB dan bergegas meminjam dana untuk menambah modal.
“Alhamdulillah dengan adanya dana bergulir ini keluarga saya amat terbantu. Karena awal ngewarung itu, saya cuma bikin warung seblak. Setelah ada bantuan pinjaman ini jadi ada telur, mi instan, ya ada dikit-dikit tambahan. Jadi gak hanya jualan seblak aja,” kisah Lia penuh syukur.
Setelah berjalan selama 8 tahun, Lia akhirnya mengalihkan seluruh modal warungnya ke menjahit. “Waktu itu anak kan masih kecil dan perlu ekstra perhatian, jadi warung berhenti dulu dan beralih ke jahit. Soalnya menjahit lebih awet gitu, gak seperti jual makanan. Jadi bisa di stok lama.”
Lia pun menggunakan modal warungnya untuk membeli kain dan peralatan menjahit lainnya. Dalam seminggu, Lia mampu memproduksi 1 kodi jahitan piyama atau seragam sesuai dengan pesanan. Alhamdulillah, hingga kini jahitannya masih berjalan.
“Harapannya, ingin punya konveksi sendiri. Selain menyediakan piyama dan seragam anak, saya juga ingin mengembangkan jahitan ke gamis. Dengan banyaknya orderan semoga dapat membuka lowongan kerja untuk ibu-ibu di sini,” tukasnya.
Jazakallah Sahabat yang telah mendonasikan zakatnya di Sinergi Foundation. Dengan #SinergiZakat kita bisa memberdayakan mustahik untuk lebih produktif.
www.sinergifoundation.org



