Selama konflik berlangsung antara Israel dan Palestina, banyak masjid di Gaza yang telah hancur dan rusak berat.

Masjid sering kali menjadi sasaran serangan karena dianggap sebagai tempat yang dapat digunakan untuk pertemuan komunitas dan koordinasi.

Kehancuran masjid di Gaza bukan hanya soal bangunan fisiknya, tetapi tentang hilangnya tempat untuk beribadah bagi umat Muslim.

Di Ramadhan ini, penyediaan tempat ibadah bagi masyarakat setempat menjadi suatu kebutuhan mendesak.

Sinergi Foundation mengajak masyarakat Indonesia untuk turut dalam pembangunan masjid sementara untuk masyarakat Gaza. Masjid ini akan dilengkapi dengan semua fasilitas penting seperti karpet, pencahayaan, toilet, instalasi listrik, pengeras suara, serta
mushaf Al-Qur’an.

Ayo bersinergi! Raih pahala mengalir dari setiap aktivitas ibadah yang dilakukan di masjid sementara yang kita bangun untuk Gaza!

Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533)

 

(Gambaran masjid sementara yang akan dibangun di Gaza)

Sinergi Foundation Bangun Masjid Darurat Al Hidaya, Hidupkan Ibadah Ramadhan di Pengungsian Gaza

Di tengah kecamuk konflik kemanusiaan yang belum mereda, secercah harapan muncul bagi warga palestina di jalur Gaza, khususnya di wilayah Barat Kamp Jabalia – As Sudaniyah. Sebuah bangunan masjid darurat yang diberi nama Al Hidaya resmi berdiri dan mulai digunakan sebagai pusat ibadah bagi warga Palestina.

Masjid dengan luas bangunan sekitar 90 meter persegi tersebut hadir berkat kepedulian masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Sinergi Foundation yang bekerja sama dengan mitra lokal di Gaza.

Pembangunan Masjid Al Hidaya ini dilatarbelakangi oleh hancurnya lebih dari seribu masjid di Jalur Gaza akibat serangan zionis Israel. Akibatnya, aktivitas ibadah warga sipil menjadi terganggu. Mereka tak lagi punya tempat aman dan nyaman untuk menunaikan shalat berjamaah dan ibadah lainnya. Masyarakat terpaksa melaksanakan shalat berjamaah di ruang darurat, tenda, atau mushala sementara yang dibangun secara sederhana di dekat reruntuhan masjid.

Read More

*Disclaimer:
80% dana yang terhimpun melalui program ini akan disalurkan untuk program pembangunan masjid sementara di Gaza, 20% untuk kegiatan syiar dakwah kelembagaan, sebagaimana yang tercantum dan tidak bertentangan dengan peraturan perundangan.