bambu, guadua, pemberdayaan

Berdayakan Masyarakat dengan Kembangkan Bibit Bambu Langka

Langkah Sinergi Foundation untuk mengembangkan bambu sebagai langkah pemberdayaan masyarakat Selaawi Garut, mendorong pula untuk mengembangkan bibit bambu yang hampir punah.

Umumnya, jenis bambu yang sering kita temui yaitu bambu haur, tali, ater , betung, gombong, temen, tamiang, hitam.

Namun melalui program Lumbung Desa, Sahabat bisa mendapati beberapa tanaman bambu yang sudah jarang kita temui, bahkan hampir punah. Sebagai bahan pembelajaran masyarakat, para pendamping Lumbung mencantumkan keterangan di setiap bambu yang tengah dibudidaya. Misalnya berupa nama latin, karakteristik, tempat tumbuh, hingga pemanfaatannya.

Tanaman bambu yang dikembangkan di Lumbung Desa, selain bambu yang untuk produksi, di kembangkan pula bambung yang langka seperti jenis Bambu Gua Dua, Bambu Marangganani dan Bambu Nagin yang sulit untuk di temui di Indonesia, akan di kembangkan disini, terlebih lagi, Bambu Nagin sulit ditemui dan dapat dikatakan hampir punah..

Tahukah sahabat, bambu gua dua dan nagin banyak dibutuhkan untuk produk-produk kerajinan maupun konstruksi karena memiliki pola dan warna alami yang menarik, terlebih bambu menjadi bahan alternatif pengganti logam untuk kerajinan. Melalui potensi ini, Sinergi Foundation meyakini mampu memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat Selaawi. []

Ayo Berbagi untuk Manfaat Tiada Henti

Masukan Email Anda

untuk mendapatkan informasi berkala.

Assalamu'alaikum! Silakan tinggalkan pesan Anda, Sinergi Consultant kami siap untuk membantu.
Powered by