Penghormatan Terakhir yang Layak bagi Saudara Kita

Setiap Muslim berhak atas kepulangan yang mulia. Namun bagi sebagian kita, biaya pemulasaraan seringkali menjadi beban berat di tengah duka yang mendalam.

Memuliakan Jenazah Adalah Kewajiban Kita Bersama

Dalam Islam, mengurus jenazah bukan sekadar tradisi, melainkan Fardhu Kifayah. Menyegerakan pengurusan, memandikan dengan lembut, mengkafani dengan rapi, hingga menghantarkannya ke liang lahat adalah hak setiap muslim terhadap saudaranya yang telah wafat.

“Barangsiapa yang memandikan jenazah dan menyembunyikan cacatnya, maka Allah akan mengampuninya empat puluh kali.” (HR. Al-Hakim)

Namun, bayangkan jika seorang ayah, ibu, atau anak meninggal dunia, namun keluarga tak mampu membeli kain kafan? Atau korban bencana yang kehilangan segalanya dan tak punya akses untuk pemakaman yang layak?

Realita di Lapangan

Di Balik Tangis Duka, Ada Beban Biaya yang Tak Terduga. Bagi masyarakat dhuafa, kematian seringkali membawa kepanikan finansial. Biaya operasional ambulans, perlengkapan jenazah (kain kafan, nisan, papan), hingga jasa pengurusan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Di wilayah bencana, situasinya lebih memilukan. Jenazah seringkali terbengkalai karena keterbatasan sarana dan tim yang ahli. Ketiadaan biaya tidak boleh menjadi penghalang untuk menunaikan kewajiban terakhir ini. 

Sinergi Foundation Hadir untuk Melayani, Mengantar dengan Kasih Sayang

Tim Relawan Sinergi Foundation hadir sebagai jembatan kebaikan. Kami berkomitmen memastikan tidak ada jenazah dhuafa atau korban bencana yang tidak terurus dengan layak. Melalui program ini, kami menyediakan Layanan Pemulasaraan Jenazah Gratis yang meliputi:

  • Layanan Ambulans 24 Jam: Siaga menjemput dan mengantar jenazah dengan armada yang representatif.

  • Paket Jenazah Kit Lengkap: Penyediaan kain kafan kualitas terbaik, kapas, wewangian, dan perlengkapan lainnya.

  • Prosesi Syar’i: Tim ahli yang membantu proses memandikan dan mengkafani sesuai sunnah.

  • Pengantaran Terakhir: Pendampingan hingga jenazah dimakamkan di liang lahat dengan penuh khidmat.

Jadilah Bagian dari Kemuliaan Ini

Infak yang Anda berikan bukan sekadar angka, melainkan wujud cinta untuk saudara seiman di saat-saat terakhir mereka di dunia.

Pilih Paket Kebaikan Anda:

  • Rp100.000 – Turut mendukung operasional ambulans.

  • Rp600.000 – Sedekah 1 Paket Jenazah Kit (Kafan & Perlengkapan).

  • Rp1.800.000 – Menanggung seluruh biaya pemulasaraan untuk 1 jenazah dhuafa/korban bencana.

  • Nominal Lainnya – Kebaikan tanpa batas.

KLIK TOMBOL DONASI SEKARANG untuk lanjut berdonasi!

 

*Disclaimer:
80% dana yang terhimpun melalui program ini akan disalurkan untuk program Pemulasaraan Jenazah, 20% untuk kegiatan syiar dakwah kelembagaan, sebagaimana yang tercantum dan tidak bertentangan dengan peraturan perundangan.

Kakek Tua yang Biasa Hidup di Kolong Jembatan Ini Meninggal Seorang Diri

Usia senja seharusnya dihabiskan dengan aman di tengah keluarga dan sanak saudara.

Sayangnya, begitu banyak lansia yang harus hidup sebatang kara di luar sana. Tak ada saudara dan kerabat di sekeliling. Sehat, sakit, dilalui sendiri. Bahkan, banyak pula yang meninggal dunia dalam sepi. Mereka menghembuskan napas terakhir dalam sunyi dan hanya bisa menanti kebaikan orang lain untuk memakamkan jenazah mereka.

Kasus ini terjadi pada seorang lansia berusia 68 tahun bernama H.S. Buyung di Kabupaten Bekasi. Kakek yang biasa menghidupi diri dengan menjadi pemulung dan tinggal seorang diri di kolong jembatan tersebut tiba-tiba ditemukan warga dalam kondisi telah terbujur kaku.

Jenazahnya tak bisa langsung dikebumikan untuk menghadap sang Pencipta sebab tak adanya lahan yang bisa digunakan untuk memakamkan sang kakek.

Kabar ini sampai ke telinga tim Firdaus Memorial Park Bogor lewat laporan seorang relawan pada pukul 01.00 dini hari.

Koordinasi dilakukan dengan cepat untuk memindahkan jenazah Kakek Buyung ke tempat peristirahatan terakhir yang layak.

Alhamdulillah, setelah hampir terlantar selama 24 jam, relawan membawa jenazah tersebut ke Firdaus Memorial Park Bogor. Di sana, Kakek Buyung dimakamkan dengan khidmat.

Pemakaman jenazah Kakek Buyung dapat terwujud karena kebaikan yang terkumpul dari donasi Sahabat sekalian di Firdaus Memorial Park. Semoga kebaikan ini terus terjalin agar tak ada lagi jenazah yang terlantar karena tak adanya biaya dan lahan pemakaman.

32 Dhuafa di Makamkan Gratis Di Firdaus Memorial Park

Permasalahan pemakaman di Indonesia bukan hanya soal lahan, tetapi tingginya harga yang harus dibayar untuk memakamkan jenazah di pemakaman umum seringkali juga menyulitkan masyarakat dhuafa.

Hadirnya Firdaus Memorial Park (FMP), menjadi salah satu ikhtiar Sinergi Foundation menghadirkan solusi atas permasalahan ini.

Sebanyak 32 masyarakat yang berasal dari kalangan dhuafa telah mendapat pelayanan pemakaman gratis di FMP. Pelayanan tersebut mulai dari ambulance sampai penguburan.

Alhamdulillah, semuanya disupport dari dana wakaf. Setiap pewakaf yang berwakaf untuk program 9in1 wakaf di Sinergi Foundation, selain mendapat benefit kavling pemakaman untuk dirinya, ia juga turut menyediakan pemakaman gratis untuk dhuafa.

Lokasi Firdaus Memorial Park : Cikalong Wetan, KBB dan Nagrog Ujung Berung, Kota Bandung.

Insya Allah, untuk meluaskan kebermanfaatannya, kedepan FMP akan membuka lahan baru di Bogor. Mohon doa untuk kelancarannya ya, Sahabat Sinergi!