Alhamdulillah, Selasa (08/12/2020) lalu Sinergi Foundation telah menerima wakaf berupa 1 unit ruangan di Gateway Pasteur Apartment Bandung dari keluarga ibu Rini Sundari dan Bapak Suharjono.

Hasil pengelolaan wakaf apartemen ini, menurut Rini, sepenuhnya dialokasikan untuk mendukung program pendidikan di Sinergi Foundation.

“Untuk penyalurannya, sepenuhnya saya serahkan kepada Sinergi Foundation. Namun fokus utamanya memang untuk bidang pendidikan. Mau nantinya digunakan untuk menunjang pendidikan mahasiswa, mau digunakan untuk menunjang kegiatan tahfidz, itu dikembalikan lagi kepada kebijakan lembaga. Karena pastinya lebih memahami kebutuhan dalam program pendidikan yang dikelola,” tutur Rini.

Semangat ibu Rini untuk menyalurkan wakaf di bidang pendidikan ini ternyata bermula dari keinginannya untuk memiliki banyak anak asuh sejak menginjak perguruan tinggi.

“Sewaktu masih mahasiswa saya punya keinginan untuk memiliki banyak anak asuh. Tapi kenyataannya setelah menikah saya tidak bisa melakukan hal tersebut karena kesibukan. Akhirnya saya membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu,”

Kepedulian Rini dengan sesama ini didasari perasaan prihatin. Karena di saat, ia mampu menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah berkualitas dengan biaya yang cukup mahal, sedang di sisi lain ada keluarga yang mau menyekolahkan anaknya di sekolah yang biayanya sangat murah saja tidak sanggup.

“Dari situ saya mulai memberikan bantuan dalam hal pendidikan. Alhamdulillah sampai hari ini saya bantu biaya pendidikan untuk beberapa anak asuh. Meski memang mereka tidak tinggal di rumah saya, tapi meski hanya sedikit, insya Allah, dapat membantu biaya pendidikan mereka. Baik dari yang dikenal atau saudara-saudara dekat yang membutuhkan bantuan.”

Pendidikan bagi Rini adalah hal yang krusial dalam kehidupan seorang individu. Sebab membincang soal pendidikan tentu saja bukan hanya dari sisi akademik tapi juga pendidikan dari sisi akhlak juga. Dari pendidikan tersebut akan mengubah anak-anak, akan mengubah seseorang akan menjadi lebih baik. Dan ia belajar banyak hal ini dari sosok sang ibu yang justru hanya lulusan SMP.

“Ibu saya hanya lulus SMP, tapi dari beliau, saya belajar menjadi orang yang tidak meremehkan pendidikan. Beliau bahkan terus memberikan support agar kami, kelima anak-anaknya, dapat menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi.”

Pun dari sosok sang ibu itulah Rini juga belajar untuk membiasakan dirinya berbagi dengan sesama yang kekurangan.

“Sejak saya kecil, saya sering melihat ibu berbagi ke orang lain. Tidak hanya ke tetangga, ibu juga rela menjual mobil agar bisa berwakaf untuk masjid. Biasanya kalau mau melakukan amal-amal ini, ibu bilangnya, ‘mau golek sangu’. Ini artinya mau cari bekal. Bukan bekal untuk dunia, tapi bekal akhirat melalui berbagi kebaikan tadi. Dan ini benar-benar memotivasi saya untuk melakukan hal yang sama dengan beliau,” kisah ibu Rini.

Kebahagiaan dalam berbagi juga tak hanya dirasakan oleh keluarga yang Rini bantu biaya pendidikannya, tapi juga dirasakan Rini sendiri. Diakui Rini berbagai kemudahan dalam segala urusan keluarganya.

“Saya pribadi sudah merasakan sendiri, selama berbagi dengan orang lain, saya tidak pernah merasa kekurangan. Hati saya selalu merasa cukup. Bahkan kebaikan ini Allah ganti dengan berbagai karunia. Bahkan adapula balasan yang kami terima adalah jawaban langsung.”

Rini melanjutkan, “Dan ini terjadi benar. Pernah anak saya mendapat beasiswa ke luar negeri. Saat anak saya berangkat ke Amerika itu, saya gak punya uang. Waktu itu saya hanya sanggup memberikan dana minimal yang dia butuhkan. Tapi ternyata di sana, dia dapat houston yang bagus, dia juga dapat beasiswa berupa uang juga, masya Allah. Bahkan saat pulang, dia masih bisa bawa buah tangan dan menabung.”

“Saya semakin yakin, bahwa janji Allah di Al Quran bahwa dengan kita menolong orang lain, kemudian turun pertolongan Allah, itu benar adanya.”

Dari pengalaman-pengalaman tersebut, Rini banyak memetik hikmah dalam kehidupannya. Bahwa berbagi tidak perlu menunggu kaya. Berapa pun yang dimiliki, berbagilah sesuai kemampuan. Sebab, berbagi tidak dilihat dari besar atau kecilnya, tapi dilihat dari keikhlasan. Kemudian mohon kepada Allah, agar Allah ridha dengan apa yang dikerjakan sehingga dicatat sebagai amal shaleh.

Inilah yang kemudian semakin memantapkan keputusan Rini dan suami untuk mewakafkan 1 unit ruangan di Gateway Pasteur Apartment Bandung.

“Terkait wakaf, pemahaman saya sebenarnya masihlah dangkal. Tapi wakaf bagi saya, adalah suatu amal yang kita siapkan, yang insya Allah, akan kita petik pahalanya bukan hanya pada saat kita masih hidup, tapi ketika kita menghadap Allah pun kebaikan kami pun masih mengalir.”

Sebab jika tujuannya hanya investasi dunia, tambah Rini, memaknai harta di dunia itu tidak ada habisnya, tidak akan pernah puas. Atau semisal dijadikan warisan, ini berakhir untuk kehidupan dunia saja.

“Padahal dalam sebuah riwayat hadits disebutkan ketika meninggal nanti manusia hanya akan membawa doa anak shaleh, ilmu yang bermanfaat, dan sedekah jariyah. Nah, melalui wakaf inilah saya menyiapkan sedekah jariyah.”

Wakaf yang diikrarkan atas nama kedua orangtua, ia dan suami, juga nama ketiga anak-anaknya ini, diharapkan dapat menjadi teladan bagi anak-anak mereka untuk melakukan hal serupa, atau malah lebih baik.

“Dan mudah-mudahan Allah memberikan ridhaNya atas ikhtiar kami ini, serta mencatatnya sebagai amal shaleh bagi kami, aamiin. Sebab tidak ada yang utama dalam melakukan amal shaleh selain memperoleh ridha atas amalan yang dikerjakan,” doa Rini sambil mengakhiri wawancara.

Masya Allah, semoga dari share kisah luar biasa dari ibu Rini ini dapat menginspirasi kita semua ya, Sahabat.

Teruntuk ibu Rini dan keluarga, mari kita doakan, agar amal wakaf mereka diridhai Allah dan menjadi sumber aliran pahala yang tiada terputus hingga akhir zaman, aamiin yaa Rabbal’alamiin.

Bagi Sahabat yang juga ingin melaksanakan wakaf di Sinergi Foundation bisa meng-KLIK LINK bit.ly/sinergiwakafkita

Info dan Konfirmasi Transfer Wakaf: Whatsapp/SMS 081 321 200 100

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!