Bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas yang Allah berikan pada kita untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya. Tapi tidak sedikit juga kaum muslim yang justru merugi dan tak memperoleh kebaikan apapun.
“Berapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja.” (HR Ibnu Majah)
Lalu perbuatan apa saja yang harus kita hindari agar shaum kian berkah selama bulan Ramadhan?
1.Berkata Dusta (Az Zuur) dan Memfitnah (Buhtan)
Jagalah selalu lisan kita agar tidak keceplosan berkata yang tidak baik ya Sahabat. Perbuatan sia-sia ini membuat shaum kita jadi tak bermakna.
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan selalu mengamalkannya, maka Allah Ta’ala tidak butuh kepada puasanya.” (HR Al Bukhari)
2.Berkata Sia-sia (Lagwu) dan Mengandung Kiasan Vulgar (Rofats)
Selama bershaum, hindari berkata-kata yang tidak berfaedah dan menjurus hal-hal vulgar ya. Meskipun tujuannya untuk bercanda.
“Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, ‘Aku sedang puasa, aku sedang puasa.’” (HR Ibnu Majah dan Hakim)
3. Melakukan Perbuatan Maksiat
Selalu diingat ya Sahabat, hakikat bershaum bukan menahan lapar dan dahaga saja, melainkan nafsu untuk melakukan perbuatan yang buruk.
Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan nasihat, “Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.” (Lihat Latho’if Al Ma’arif, 1/168, Asy Syamilah)
Yuk, peroleh keberkahan Ramadhan dengan senantiasa memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperbanyak amalan shaleh. []



