Bencana menyebabkan hampir seluruh aktivitas warga Aceh Tamiang lumpuh. Termasuk pendidikan yang benar-benar lumpuh total.

Sekolah yang tertutup lumpur, anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah mereka, semuanya membuat kegiatan belajar mengajar tidak lagi bisa dilangsungkan. Padahal, mungkin di situasi seperti ini anak-anak sangat membutuhkan sekolah. Tempat mereka bisa belajar, bertemu kawan-kawan, perlahan-lahan meninggalkan kesedihan akibat bencana kemarin.

Karena itu, lahirlah inisiatif program #BangkitSekolah untuk memulihkan kembali kegiatan belajar mengajar. Kami mulai program ini dengan membersihkan fasilitas pendidikan dari timbunan lumpur.

Ahad (21/12) kemarin, SDN Paya Rahat di Aceh Tamiang menjadi sekolah kedua yang kami pilih untuk aksi ini. Bersama warga sekitar, kami bergotong royong membersihkan halaman dan ruang kelas.

Selain bersih-bersih, kami juga menyajikan layanan dukungan psikososial untuk sekitar 100 siswa. Layanan ini berupa permainan edukatif dan kegiatan mendongeng yang dipimpin oleh psikolog anak, Kak Sofi.

Anak-anak terlihat menikmati permainan dan tertawa senang. Permainannya mungkin sederhana, tapi makna dukungan moril dan pendampingan seperti ini tidaklah sesederhana kelihatannya. Selain dukungan materiil, bukti hadirnya orang lain yang peduli sangat penting bagi mereka.

Setelah bermain, bingkisan berisi snack juga dibagikan kepada anak-anak untuk dibawa pulang.

Bantuan darimu juga kami sampaikan pada para guru SDN Paya Rahat, Sahabat. Di kondisi seperti ini, mereka juga kehilangan sekolah sebagai tempat mendapatkan penghasilan. Oleh karenanya, bantuan sembako lah yang kami pilih untuk bagikan kepada 14 guru sekolah tersebut.

Sahabat, insya Allah aksi kami untuk #SumateraBangkit akan terus berlanjut. Mari dukung proses pemulihan warga Sumatera dari bencana. Klik bit.ly/sinergitanggapbencana

Kamu juga bisa transfer ke:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation

Untuk informasi dan layanan, hubungi:
📲 0851-1762-1366 – Kang Dini

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!