Lokasi ini mayoritas muslim, namun pernah miliki cerita menjadi target pemurtadan beberapa tahun lalu. Inilah Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, yang menjadi salah satu titik penyaluran bantuan Sinergi Foundation Ramadhan lalu.

“Mereka antar anak-anak ke sekolah tidak dimintai ongkos, karena tukang ojek ini sudah di bayar sama rumah ibadah tertentu. Itu terjadi sangat masif,” kata mitra SF di Telaga Kodok, Ustaz Maptuh melalui pesan singkat, Rabu (3/4).

Dari informasi yang didapatnya, setiap bulan selalu ada pemuda yang berhasil dirayu untuk murtad.

“Dan hampir setiap bulan ada remaja yang murtad,” lanjutnya.

Khawatir dengan kondisi ini, berbagai aktivis bersama warga menginisiasi untuk mendirikan pesantren. Hal ini merasa perlu untuk menangkal praktik pemurtadan dan memberi akses pendidikan Islam.

“Salah satu solusinya adalah mendirikan sekolah agama (Pesantren) untuk memberikan akses pendidikan Islam kepada masyarakat Telaga Kodok, dan perlahan gerakan ini pun terbaca oleh warga, kemudian berhenti,” beber asatiz asal DKI Jakarta ini.

pm maluku

Sinergi Foundation melalui Ustaz Maptuh mendistribusikan paket iftar dan bantuan pendidikan. Bantuan ini bagian dari titipan donatur dari program “Berkah Ramadan untuk Negeri”.

Sahabat, tahun ini yuk jadikan #RamadhanLebihBaik dengan berbagi untuk sesama!

Assalamualaikum, Sinergi Foundation!