Salah satu bekal terbaik yang bisa diberikan orang tua pada anaknya untuk menghadapi masa depan adalah pendidikan. Karena itu, banyak orang tua yang ingin anak-anak mereka tumbuh dengan mendapatkan pendidikan terbaik.
Prinsip ini yang juga digenggam oleh Bu Anggi dan Pak Rochana. Karena kondisi ekonomi yang juga mendukung, keduanya memilih menyekolahkan putra mereka di sekolah swasta. Mereka merasa itulah pilihan terbaik untuk sang putra, Rizki.
Namun, roda kehidupan terus berputar. Qadarullah, kontrak Pak Rochana di tempat kerjanya tak diperpanjang. Pak Rochana berusaha tetap menafkahi keluarga dengan bekerja serabutan. Penghasilannya kini tak menentu, amat berbeda dengan pekerjaan lamanya di rumah sakit yang memberikan gaji tetap.
Satu per satu kebutuhan yang sebelumnya bisa dipenuhi tanpa berpikir panjang tak lagi bisa ia fasilitasi. Hingga dampaknya menyentuh pendidikan sang anak.
Bu Anggi dan Pak Rochana tak lagi bisa membayar biaya pendidikan anaknya. Bulan demi bulan, tagihan SPP tak kunjung bisa mereka lunasi hingga semakin menumpuk. Keduanya telah kehabisan jalan untuk membayar tunggakan.
Pada akhirnya, Allah menunjukkan jalan untuk keluar dari kesulitan itu melalui uluran tangan sesama Muslim. Dana sedekah yang dititipkan kepada Sinergi Amil Zakat – Sinergi Foundation pun disalurkan sebagai partisipasi pembayaran tunggakan pendidikan.
Sahabat, mari tumbuhkan lebih banyak kebaikan seperti kisah di atas melalui sedekahmu. Klik www.dailysedekah.id
Kamu juga bisa transfer melalui:
💳 BSI 700 098 2158 a.n. Sinergi Foundation
Untuk informasi dan layanan, hubungi:
📞 081-321-200-100
